Tuesday, December 21, 2010

Kebencian Hari Ini, Petaka Esok Hari

Sahabat rblogger, percayakah anda, sebuah dendam dan kebencian yang
ditebar hari ini membuahkan celaka bagi generasi mendatang? Mari kita
tengok.
Berapa sering kita mendengar banyaknya korban akibat ranjau yang ditanam
saat perang puluhan tahun silam. Di Rusia, Cina, Kolombia, Kamboja, Jenewa,
Irak, Afganistan, negara-negara Afrika, dan lain-lain.
Ranjau-ranjau itu adalah sisa-sisa amarah, bekas-bekas angkara, dan
jejak-jejak amuk, dan bekas-bekas kebencian. Kebencian atas penindasan dan
ketidak adilan. Kebencian akan perilaku adikuasa.
Kita tak pernah tahu kapan semua itu akan tersapu bersih. Meski damai telah
dijabattangankan, siapa bisa menjamin tak ada penyesalan di kemudian hari?
Betapa mahalnya sebuah kebencian.
Hal ini mengajarkan pada kita untuk tidak hanya mempertimbangkan apa yang
terjadi pada esok hari akibat perbuatan kita hari ini. Ketika kita membenci
sesuatu, maka kebencian itu akan beranak pinak, dan akan kembali kepada
kita sebesar kebencian yang kita tebarkan.
Mari tanyakan pada diri sendiri, buat apa kebencian ini? Adakah manfaatnya?
Adakah akibat diesok hari buat diri kita dan anak cucu kita? Adakah jalan
yang lebih baik? Karena ranjau-ranjau kebencian itu akan melukai orang yang
membenci, juga orang yang dibenci. Dua-duanya sama-sama terluka.
Namun ada yang harus digaris bawahi, bahwa kebencian tidaklah sama dengan
ketegasan sikap dalam menegakkan aturan dan batas-batas norma kehidupan.
Kebencian lebih condong mengarah pada subjek, sedang ketegasan lebih
mengacu pada perilaku dan perbuatan.
Semakin jauh kita memandang ke depan, semestinya semakin besar nilai
perbuatan kita hari ini bagi kemanusiaan. Semakin berhati-hati dalam
menentukan langkah dalam bertindak.
Salam..

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Monggo dikomen gan! Blog ini Dofollow!